Cara menjadi kaya membutuhkan strategi yang benar.
Sama halnya dengan dunia olah raga, untuk jadi pemenang, seorang atlet
harus punya strategi. Coba Anda amati permainan sepak bola, mulai dari
persiapan latihan sebelum pertandingan, memilih pemain yang akan
diturunkan di setiap babak, saat pertandingan berjalan (pelatih terlihat
sering berdiri mengamati para pemainnya yang sedang bertanding), dan
setelah selesai pertandingan mereka melakukan evaluasi. Kalau kita tarik
benang merahnya, maka ada satu kata yang sangat penting, yaitu
“STRATEGI” jitu untuk jadi juara.
Hal yang sama berlaku jika Anda ingin kaya. Dari
banyak membaca buku perencanaan keuangan pribadi dan pengalaman
mengaplikasikan apa yang telah saya ketahui selama 23 tahun terakhir
ini, maka ada 7 strategi penting yang telah membawa perubahan besar
dalam kondisi keuangan keluarga saya.
Berikut 7 strategi cara menjadi kaya untuk orang-orang yang ingin kaya:
#1 – Simpan setidaknya 20% penghasilan Anda
Ketika penghasilan seseorang bertambah maka “biasanya” pengeluarannya
juga ikut bertambah bahkan sering kebablasan, hal inilah yang
menyebabkan banyak orang sering gagal mengumpulkan uang. Jadi langkah
pertama menjadi kaya adalah tumbuhkan kebiasaan untuk menabung, dan cara
yang sederhana adalah menyimpan setidaknya 20% penghasilan.
Jika Anda ingin kaya maka kebiasaan menabung sangat penting untuk
Anda mulai sejak awal bekerja. Mungkin terasa berat pada awalnya, oleh
karena itu dulu saat bekerja sebagai karyawan saya buat 2 rekening bank
terpisah. Saat menerima transfer gaji, hal pertama yang saya lakukan
adalah mentransfer 20% penghasilan ke rekening lain untuk
“diselamatkan”.
Memang… pada awalnya kurang disiplin , tapi lama kelamaan menabung
jadi suatu kebiasaan. Jadi kalau Anda bisa menyimpan 20% penghasilan
bulanan, maka dalam waktu 10 tahun berarti Anda telah berhasil
mengumpulkan gaji 2 tahun!
#2 – Kendalikan pengeluaran Anda
Hasrat dan keinginan manusia tidak terbatas, tapi uang kita terbatas.
Karena itu kita harus membedakan mana yang kebutuhan dan mana yang
keinginan.
Ketika belajar tentang cara memakai uang secara bijak, maka Anda
harus prioritaskan kebutuhan dari pada hanya sekedar keinginan. Hal ini
sering sekali dilupakan banyak orang. Lihat saja pada saat peluncuran
salah satu smartphone yang harganya mencapai Rp. 8 Juta per unit di
Jakarta pada pertengahan Desember 2012, sebanyak 2.000 unit habis
diserbu pembeli dalam 1 hari, hanya karena keinginan untuk bergaya?
Keinginan untuk menjadi yang pertama memiliki? Padahal, fungsi utama
yang diperlukan oleh orang yang mengantri itu, mereka umumnya sudah
punya, yaitu handphone, komputer, dan peralatan lainnya dengan fungsi
yang sama.
Penting untuk diingat, hanya ketika sudah ada porsi penghasilan yang
disimpan dan kebutuhan terpenuhi, maka sisanya silahkan belanja untuk
memenuhi keinginan. Dengan demikian total pengeluaran Anda pasti tidak
melebihi 80%. Anda dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan sekaligus
tanpa harus menghabiskan uang Anda seluruhnya.
#3 – Belajar menumbuhkan uang Anda
Kebanyakan orang hanya tahu menabung, tetapi belum tahu caranya untuk
menumbuhkan uangnya. Jika bunga yang Anda dapat dari tabungan hanya 2%
per tahun dan di sisi lain katakanlah inflasi (kenaikan harga barang
secara umum) 6% per tahun, maka Anda kehilangan uang senilai 4% per
tahun. Jadi bukannya tambah kaya, malahan semakin bertambah miskin dari
tahun ke tahun.
Anda harus memerintahkan uang Anda bekerja keras untuk Anda.
Menyimpan uang di bank berarti membiarkan uang itu santai-santai saja,
padahal Anda mengumpulkannya dengan kerja keras! Jadi mulai saat ini
Anda harus mulai belajar berinvestasi (uang mencari uang), karena ini
adalah cara ampuh untuk mengalahkan inflasi, dan saat hasil investasi
Anda melebihi biaya hidup bulanan, maka berarti Anda sudah meraih
“Kebebasan Finansial”, dan Anda boleh berhenti bekerja dengan tetap
mempertahankan gaya hidup!
#4 – Lindungi modal Anda dari resiko kerugian
Warren Buffet, salah satu investor terkaya di dunia mengatakan bahwa,
“Aturan #1 dalam investasi adalah jangan sampai kehilangan uang.” Yang
dimaksud adalah, saat melakukan investasi kita harus menjaga jangan
sampai menggerus modal. Tapi bagaimana caranya kita melindungi modal
tersebut?
Sebelum berinvestasi, Anda harus sudah memperhitungkan skenario
terburuk – yaitu jumlah kerugian yang mampu Anda terima. Untuk
melindungi modal awal, salah satu pembelajaran penting adalah anologi
berikut : jangan meletakkan telur Anda hanya di satu keranjang (karena
kalau keranjang itu jatuh maka akan sangat banyak telur yang pecah),
artinya berinvestasilah di beberapa instrumen (media) investasi yang
berbeda, dengan cara ini meskipun ada investasi yang rugi, tapi
investasi Anda di tempat lain untung, sehingga dapat saling menutupi
untuk melindungi modal Anda.
#5 – Lebih baik beli rumah dari pada menyewa kontrakan
Setiap orang butuh tempat tinggal. Jika Anda menyewa, maka harga sewa
akan semakin mahal dari tahun ke tahun, dan sampai kapanpun Anda
menyewanya, pada akhir masa sewa Anda tidak memiliki apapun. Sebaliknya
jika Anda membeli rumah, meski kebutuhan uang untuk mencicil adalah
lebih besar dari menyewa, ingatlah bahwa pada saat cicilan lunas, Anda
memiliki rumah itu, yang mana harganya juga pasti sudah naik dari saat
pertama kali Anda membelinya .
#6 – Pindahkan resiko keuangan ke Asuransi
Dalam hidup, selalu ada kemungkinan sesuatu terjadi tidak sesuai
harapan. Kita bisa sakit, mengalami kecelakaan, atau meninggal terlalu
cepat sehingga penghasilan kita berhenti dan bahkan saat sakit menguras
habis harta yang sudah dikumpulkan bertahun-tahun, yang berarti
menguburkan selamanya impian hidup kita.
Dengan mengambil program asuransi yang sesuai dengan kebutuhan, kita
dapat mengalihkan resiko keuangan kepada perusahaan asuransi, sehingga
saat suatu musibah datang dalam hidup, maka diri kita dan orang-orang
tercinta disekeliling kita (suami / istri, anak-anak) akan memiliki uang
yang cukup untuk melanjutkan kehidupan mereka secara layak. Bukankah
ini yang kita harapkan untuk bisa terus memberikan keluarga kita uang,
bahkan di saat kita sudah tidak ada disamping mereka?
#7 – Tingkatkan kemampuan Anda mencari uang
Jika penghasilan Anda sedikit, maka adalah normal jika jumlah yang
dapat Anda tabung juga sedikit. Untuk meningkatkan jumlah uang yang
dapat disimpan, dapat Anda lakukan dengan menghemat pengeluaran, atau
menambah penghasilan Anda. Dan karena ada batas maksimal untuk jumlah
biaya hidup yang bisa kita kurangi, Anda sebaiknya memfokuskan perhatian
untuk menambah penghasilan.
Langkah pertama untuk menambah penghasilan adalah meningkatkan
kualitas diri Anda dalam hal mencari penghasilan, yaitu dengan mengikuti
seminar, program pelatihan, termasuk yang saat ini sedang Anda lakukan
yaitu membaca artikel-artikel yang bermanfaat untuk mendapatkan
inspirasi, menambah wawasan, pengetahuan, dan mengaplikasikannya, yang
semuanya itu membuat diri Anda menjadi lebih mahal sehingga mendapatkan
posisi penawaran yang lebih bagus.
Dunia terus bergerak maju, oleh karena itu Anda juga harus terus
menerus meningkatkan kualitas diri. Bangunlah karir, kembangkan bisnis
Anda, dan perluas portofolio investasi Anda.
Jangan hanya mempertahankan hidup dan merealisasikan impian orang lain. Jalankan 7 cara menjadi kaya di atas, dan Anda sedang berada dalam jalur pasti mewujudkan impian ingin menjadi kaya.

No comments:
Post a Comment